Hasil Imbang yang Bisa Bikin City Membumi

Hasil Imbang yang Bisa Bikin City Membumi

Hasil Imbang yang Bisa Bikin City Membumi

London – Kyle Walker tak terlalu menyesali hasil imbang 0-0 Manchester City dengan Crystal Palace. Dia menganggap hasil itu bisa membuat City jadi membumi.

Rentetan kemenangan 18 kali City secara beruntun di Premier League akhirnya terhenti. The Citizens ditahan imbang 0-0 oleh Crystal Palace, Minggu (31/12/2017) malam WIB.

Ini merupakan hasil imbang kedua untuk City setelah diimbangi Everton (1-1) pada 21 Agustus lalu. Tim besutan Pep Guardiola yang berada di puncak klasemen pun kini tinggal berjarak 14 poin dengan Chelsea di posisi kedua .

Namun, gagal menang bukan berati sebuah musibah untuk City. Walker, yang merupakan bek kanan di City, menganggap hasil imbang bisa membuat timnya lebih membumi lagi.

“Kami menetapkan standar yang begitu tinggi dan belum memenangi apapun, tapi memberi pujian sepenuhnya kepada para pemain untuk standar yang kami tetapkan. Satu poin bagus agar kami tetap membumi dan termotivasi,” kata Walker seperti dikutip dari situs resmi City.

“Kami juga sudah berurusan dengan berbagai hal dan sudah berada di puncak. Kredit lebih layak diberikan kepada Crystal Palace. Kami tidak bisa membiarkan standar kami turun, kami sebagai tim dan manajer tidak akan membiarkan hal itu terjadi,” tegasnya.

Happy New Year 2018

Happy New Year 2018

Mainkan terus game nya bersama dengan CemeJudi selama malam pergantian tahun 2017 ke 2018.

Dapatkan kesempatan untuk mendapatkan hadiah freechip sebesar :
Rp 2.000.000 untuk 1 orang pemenang
Rp 1.000.000 untuk 2 orang pemenang
Rp 500.000 untuk 10 orang pemenang
Rp 10.000 untuk 500 orang pemenang

Event ini berlaku untuk semua member lama ataupun member baru yang akan bergabung akan memiliki peluang yang sama dalam mendapatkan hadiah tambahan freechip

Juventus Sukses Bawa Pulang Poin Penuh dari Kandang Verona

Juventus Sukses Bawa Pulang Poin Penuh dari Kandang Verona

Juventus mencuri poin penuh setelah menang dengan skor 3-1 saat bertandang ke markas Hellas Verona pada laga pekan ke-19 Serie A Italia (30/12/2017). Paulo Dybala menjadi bintang kemenangan Bianconeri lewat dua gol yang ia cetak.

Juventus membuka peluang melalui Gonzalo Higuain pada menit keenam pertandingan. Tetapi, bola hasil tendangan Higuain hanya mengenai tiang gawang.

Bola muntah disambar Blaise Matuidi yang sukses memasukkan bola ke gawang Verona. Juventus pun memimpin satu gol atas tuan rumah.

Pada menit ke-19, Higuain kembali mencoba mencatatkan namanya di papan skor. Namun, bola hasil eksekusi tendangan bebasnya masih melebar dari gawang Verona.

Gol dari Matuidi menjadi satu-satunya pembeda pada paruh pertama pertandingan.

Memasuki babak kedua, tuan rumah memberikan perlawan kepada Juventus. Pada menit ke-59, Martin Caceres membobol gawang mantan klubnya, dan membuat Verona menyamakan kedudukan.

Pada menit ke-72, Paulo Dybala membuat Juventus kembali unggul setelah mengoyak jala Verona.

Enam menit berselang, Dybala mencetak gol keduanya pada laga tersebut dan membuat Juventus unggul dua gol atas Verona.

Dybala hampir mencetak hattrick jika saja tendangan bebasnya tidak ditepis Andrade Nicolas pada menit ke-81.

Higuain sempat membobol gawang Verona pada menit ke-87, tetapi gol tersebut dianulir karena offside.

Juventus mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-1 atas Verona. Hasil tersebut membuat Bianconeri terus menguntit Napoli pada perburuan gelar Scudetto.

Liga Italia: Napoli Ukir Rekor Usai Kalahkan Crotone

Liga Italia: Napoli Ukir Rekor Usai Kalahkan Crotone

Naples – Napoli sukses menjadi kampiun paruh musim Liga Italia 2017/18. Marek Hamsik dan kawan-kawan menaklukkan tuan rumah Crotone 1-0, Sabtu (30/12/2017) dinihari WIB.

Gol kemenangan Napoli disumbangkan Hamsik di menit 17. Bagi Hamsik, gol ini membuatnya melampaui catatan Diego Maradona sebagai pencetak gol terbanyak bagi Napoli dengan 117 gol.

Tambahan 3 poin membuat Napolimemuncaki klasemen paruh musim Liga Italia. Il Partenopei mengoleksi 48 poin, unggul 4 poin dari Juventus di posisi kedua.

Bukan hanya berdampak positif bagi Napoli di klasemen, kemenangan atas Crotone juga membuat Napoli mencatat rekor bagus. Ya, Napoli menjadi satu-satunya tim di antara lima liga papan atas Eropa yang tak terkalahkan dalam lima partai tandang sepanjang tahun 2017.
Dari 20 partai tandang di Liga sepanjang 2017, Napoli mengoleksi 18 kemenangan dan dua hasil imbang. Itu artinya, dari 20 partai tandang di Liga sepanjang 2017, Napoli meraup 76 poin.

Partai tandang pertama Napoli di tahun 2017 dibuka dengan kemenangan 2-1 atas AC Milan, 22 Januari 2017. Sementara, dua hasil imbang dipetik saat meladeni Sassuolo (2-2), dan Chievo (0-0).
Di sisi lain, Napoli juga harus tetap waspada. Pasalnya, juara paruh musim tak menjamin mereka bakal meraih scudetto di akhir musim.

Pada musim 2015/16, Napoli juga keluar sebagai juara paruh musim. Sayang, gelar scudetto ternyata melayang ke tangan Juventus di akhir musim.

Barcelona Ketagihan Beli Pemain dari Liga Tiongkok

Barcelona Ketagihan Beli Pemain dari Liga Tiongkok

Barcelona- Barcelona musim panas lalu membuat kejutan dengan membeli gelandang Paulinho dari klub Liga Tiongkok Guangzhou Evergrande. Paulinho kini jadi pemain pilar Blaugrana.

Awalnya pembelian Paulinho dicibir banyak kalangan. Bahkan banyak fans Barcelona yang kecewa dengan keputusan membeli pemain asal Brasil tersebut.
Paulinho dianggap tidak layak main di Nou Camp karena merupakan pemain dari Liga Tiongkok. Namun seiring berjalannya waktu, Paulinho mampu memberi bukti.

Eks pemain Tottenham Hotspur itu menjadi elemen penting keberhasilan Barcelona merajai La Liga dan lolos ke 16 besar Liga Champions.

Sukses dengan Paulinho, Barcelona berniat membeli pemain dari Liga Tiongkok lagi. Marca melaporkan El Barca kini sedang mempertimbangkan membeli gelandang Shanghai SIPG, Oscar.
Penggawa asal Brasil itu dibidik Barcelona sebagai alternatif jika sampai gagal mendapatkan pemain tengah Liverpool Philippe Coutinho.

Coutinho sudah sejak musim panas lalu dibidik Barcelona. Sayangnya usaha Barca mendapatkan Coutinho selalu ditolak Liverpool walau proposal mereka sudah mencapai lebih dari 150 juta pound.
Kendala terbesar Barcelona mendapatkan Oscar adalah gaji eks pemain Chelsea itu. Oscar saat ini dibayar SIPG 24 juta euro per musim.

Selain itu, SIPG juga tidak akan mau menjual Oscar di bawah 60 juta euro. Mereka membelinya dari Chelsea setahun lalu senilai 61 juta euro.

Capello: Ancelotti Dipecat karena Pemain-pemain Bayern

Capello: Ancelotti Dipecat karena Pemain-pemain Bayern

Capello: Ancelotti Dipecat karena Pemain-pemain Bayern

Munich – Fabio Capello punya penilaian tersendiri terkait pemecatan Carlo Ancelotti. Para pemain Bayern Munich tidak mengeluarkan kemampuan terbaik untuk Ancelotti.

Ancelotti didepak di musim keduanya di Bavaria, sekalipun sukses memberi titel juara Bundesliga sebelumnya. Start yang kurang meyakinkan ditambah dengan kekalahan 0-3 dari Paris St. Germain dalam laga Liga Champions mengakhiri karier Ancelotti di Bayern.

Sejumlah kabar miring mengiringi pemecatan Ancelotti. Arjen Robben cs disebut-sebut memang kurang sreg dengan metode latihan yang diusung pelatih top Italia itu.

Jupp Heynckes kemudian ditunjuk menggantikan Ancelotti sampai akhir 2017/18. Di bawah Heynckes, Bayern langsung tokcer lagi dengan nyaris tak terbendung di Bundesliga serta sukses membalas dendam kepada PSG dengan kemenangan 3-1 di Allianz Arena.

Capello mengira bahwa peforma Bayern yang sekarang bukan kebetulan. Pelatih yang pernah menangani AC Milan, Real Madrid, AS Roma, Juventus, dan timnas Inggris itu menilai para pemain Bayern lah yang membuat Ancelotti dipecat.

“Heynckes kembali ke bangku cadangan dan semua orang kagum dengan bagaimana dia bisa mengendalikan tim secepat ini,” sebut Capello kepada Sky Germany, yang dilansir Soccer Way. “Saya pikir hal itu memang karena para pemain.”

“Pelatih memang bisa melakukan banyak hal, tapi kalau pemain-pemain tidak ingin memberikan usaha lebih besar, yang tidak mereka berikan kepada Ancelotti, Anda tidak akan mendapatkan hasil yang bagus.”

“Mereka bertengkar dengan dia, mereka ingin dia pergi. Dan untuk memperlihatkan bahwa Heynckes adalah pelatih yang tepat, mereka memberikan segalanya,” imbuh pelatih yang kini berkarier di China itu.

Jelang Derby, Bos AC Milan Kirim Pesan Penting

Jelang Derby, Bos AC Milan Kirim Pesan Penting

Jakarta AC Milan akan bertemu Inter Milan di San Siro pada laga perempat final Coppa Italia 2017-2018, Rabu (27/12/2017). Modal kurang bagus dibawa kedua tim jelang pertandingan, setelah sebelumnya mereka meraih hasil negatif dalam dua pertandingan terakhir di berbagai ajang.

Bagi AC Milan, harapan untuk mengembalikan pamor mereka, tergantung hasil perempat final Coppa Italia.
AC Milan kini menempati peringkat ke-11 klasemen sementara Serie A. Mereka baru mengumpulkan 24 poin dari 18 pertandingan.

Jelang laga penting tersebut, pemilik AC Milan Yonghong Li mengirim pesan melalui surat kepada seluruh pemain dan manajemen klub. Ia berterima kasih atas kerja keras mereka di musim yang sulit.

“Pada kesempatan perayaan ini, saya ingin pertama-tama mengucapkan terima kasih untuk Anda semua atas kerja keras dan usaha tak kenal lelah,” katanya.
“Hari-hari yang dihabiskan bersama di tahun 2017 telah membuat saya merasakan nilai warna Rossoneri dan rasa tanggung jawab terhadap klub,” kata bos AC Milan itu.
Yonghong Li tak memungkiri dalam perjalanannya AC Milan menemui kesulitan dan hambatan. Tapi, masalah ini akan bisa diatasi dengan mendukung dan saling mendorong satu sama lain.

“Saya memiliki kepercayaan penuh pada keluarga besar ini, saya yakin kita akan mengatasi setiap rintangan, karena Anda semua mewakili fondasi yang diperlukan untuk kembali ke Eropa,” katanya.Seperti diketahui, setelah melalui proses berliku-liku, I Rossoneri akhirnya memiliki pemilik baru. Investor asal Tiongkok Yonghong Li mengambil alih kepemilikan I Rossoneri dari Silvio Berlusconi.

Li kabarnya harus membayar 830 juta euro kepada Berlusconi untuk bisa memiliki 99,9 persen saham AC Milan. Kehadiran pemilik baru ini sudah lama dinanti-nantikan fans Milan.

Capello: Bonucci Tak Bisa Bertahan

Capello: Bonucci Tak Bisa Bertahan

Capello: Bonucci Tak Bisa Bertahan

Milan – Fabio Capello menyebut Leonardo Bonucci bukan bek yang bisa diandalkan untuk memperkukuh pertahanan. Bonucci merupakan bek yang mahir memainkan bola.

Bonucci didatangkan Milan dengan biaya 42 juta euro di musim panas lalu. Kedatangannya diharapkan bisa memperkuat lini belakang Rossoneri yang musim lalu kemasukan 45 gol di Serie A dan jadi tim terbaik kelima dalam hal jumlah kebobolan.

Tapi situasinya sejauh ini tak terlalu sesuai harapan Milan. Dalam 18 pekan di Serie A yang sudah dilakoni, Diavolo Rosso merasakan 26 gol bersarang di gawangnya. Jika musim lalu mereka rata-rata kemasukan 1,18 gol per laga, sejauh ini rasionya 1,44 gol per laga.

Meski terlihat kecil selisihnya, namun ditambah faktor-faktor negatif lainnya musim ini mengakibatkan Milan terseok-seok. Alih-alih dalam jalur memperbaiki hasil finis keenam, skuat yang kini ditangani Gennaro Gattuso itu sementara ada di peringkat 11.

Bonucci jadi salah satu pemain yang disoroti. Diharapkan jadi pemimpin di lini belakang, kapten baru Milan itu malah beberapa kali terlihat rapuh.

Pelatih legendaris Italia Fabio Capello menyebut Bonucci memang bukan tipe bek yang bisa diandalkan untuk memperkuat pertahanan. Sebagai bek pembawa bola, dia sebelumnya tertolong dengan sistem di Juventus yang membuatnya aman.

Bermain dengan Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli dalam pola tiga bek pada masa-masa suksesnya bersama Bianconeri, Bonucci mendapatkan perlindungan. Hal tersebut tak didapatkannya di Milan.

“Dia adalah bek terbaik Italia ketika menguasai bola di kakinya. Dia ada di antara tiga teratas di dunia dalam hal itu,” ungkap Capello.

“Tapi dia tak bisa bertahan. Dia punya problem besar. Sebelumnya situasinya ideal untuknya di Juventus, di mana dia bermain bebas. Sempurna untuknya bermain di pola tiga bek. Bermain di pola empat bek itu sulit untuknya,” tandas eks pelatih Milan, Real Madrid, AS Roma, dan Juventus ini.

Dua Gol Kane Bawa Tottenham Ungguli Soton di Babak I

Dua Gol Kane Bawa Tottenham Ungguli Soton di Babak I

London – Harry Kane menjadi pahlawan di babak 1 dalam laga Tottenham Hotspur kontra Southampton, Selasa (26/12/2017). Dia memborong dua gol dan membuat timnya unggul atas The Saints hingga jeda.

Bermain di kandang sendiri, Tottenham tampil menyerang sejak menit pertama. Mereka menyerbu pertahanan The Saints dari segala penjuru.
Pada menit kedelapan, Tottenham sempat mencetak gol melalui Cristian Eriksen. Namun gol itu dianulir karena pemain Spurs terjebak offside terlebih dulu.

Spurs kembali mengancam pada menit ke-14. Namun tendangan Dele Alli masih jauh dari sasaran.

Gol akhirnya datang pada menit ke-21. Adalah Harry Kane yang menjebol gawang tim tamu memanfaatkan tendangan bebas Eriksen. 1-0 untuk Tottenham.
Semenit kemudian Soton sempat mengancam gawang Tottenham. Tetapi usaha Shane Long masih bisa diantisipasi Hugo Lloris.

Kane kembali menjadi momok bagi pertahanan Soton. Pada menit ke-38 ia kembali menjebol gawang Soton memanfaatkan assist Heung Min Son.

Tottenham memprotes karena Son dijatuhkan di kotak terlarang pada menit ke-41. Namun wasit tak menggubris dan hanya memberi bola mati bagi Soton.

Laga babak pertama Tottenham kontra Soton berakhir 2-0.

Kemenangan Besar Barcelona di El Clasico Sesuai Harapan Pique

Kemenangan Besar Barcelona di El Clasico Sesuai Harapan Pique

Barcelona – Gerard Pique tampil solid dalam menjaga pertahanan Barcelona pada laga El Clasico melawan Real Madrid di Stadion Bernabeu, Sabtu (23/12/2017). Seperti biasa, Pique selalu mampu menunjukkan determinasinya di lini pertahanan.

Maka itu, dia mampu menjaga Barcelona tak kebobolan. Salah satu tugasnya yaitu mengawal Cristiano Ronaldo yang tentu bernafsu mencetak gol ke gawang Barcelona.
Diantara pemain Barcelona lainnya, Pique boleh jadi yang paling bernafsu untuk mempermalukan Real Madrid di Bernabeu. Itu terungkap usai Lionel Messi mencetak gol kedua untuk Barcelona dari titik penalti.

Usai selebrasi gol, Pique tampak menyemangati satu per satu rekannya untuk mencetak gol lagi. Dia ingin Barcelona lebih mempermalukan Real Madrid.

“Ayo cetak gol lagi! Tambah gol! Tambah gol!” tulis Marca yang mengutip tayangan kamera yang menyorot gerakan mulut Pique usai selebrasi gol Barcelona.
Kemenangan Barcelona di Bernabeu bertabur dengan rekor. Untuk pertama kali dalam sejarah La Liga, Barcelona mampu memenangkan tiga laga tandang di El Clasico.

Skor tiga kemenangan Barcelona ke markas Real Madrid juga fantastis yaitu 10-2. Kemenangan tandang pertama terjadi pada musim 2015/16 dengan skor 4-0.

Sukses Barcelona di El Clasico kala itu terasa fantastis. Soalnya, Barcelona sudah unggul 4-0 bahkan sebelum babak pertama berakhir. Lebih hebat lagi karena Barcelona belum menurunkan Messi kala itu yang baru pulih dari cedera.

Rekor juga diciptakan oleh Messi. Dia menjadi pencetak gol terbanyak di El Clasico pada usia 30 tahun. Hingga El Clasico terakhir, striker Barcelona tersebut sudah bukukan 25 gol, 17 diantaranya tercipta di La Liga.